Ilmu pengetahuan itu tidak pernah ada batasannya..
tidak hanya di dapat dari sekolah..
tidak hanya di dapat dari buku..
juga bisa di dapat dari pengalaman dan segala hal dalam hidup...

Jumat, 06 Mei 2011

sepak bola

* SEJARAH 1

5.000 sebelum Masehi: Sepakbola dimainkan di Cina dengan nama tsu chu. Selain untuk melatih fisik tentara, permainan ini dipertandingkan saat kaisar ulang tahun.

3000 sebelum Masehi: Orang Jepang memainkan KEMARI. (sepak bola ala Jepang)

2500 sebelum Masehi: Orang Mesir Kuno dan Timur Tengah memainkan sepakbola sebagai bagian dari ritual keagamaan. Hanya sedikit dokumen yang mendukung hipotesis ini. Tahun Masehi: Penemuan dokumen-dokumen sepakbola di Roma dan Yunani.

100-500: Orang Romawi menyebarkan permainan harpastrum ke wilayah Eropa.

217: Tentara Inggris mulai memainkan sepakbola setelah mengalahkan tentara Roma.

600-1600: Orang Meksiko dan Amerika Tengah membuat bola dari karet. Permainan di sana

merupakan gabungan dari basket, voli dan sepakbola. Abad pertengahan: Italia, Prancis dan Eropa lainnya mulai menemukan sepakbola.

1100: Permainan bola di Inggris dilakukan dengan brutal tanpa aturan.

1314: Raja Edward II melarang sepakbola.

1369: Raja Edward III meneruskannya.

1500: Italia menemukan calcio dengan pemain satu tim lebih dari 27 orang. Permainannya sangat sederhana: mendendang, mengoper dan menggiring bola untuk di bawa ke garis gol. Belum ada gawang.

1561: Richard Mulcaster mengadopsi calcio dari Florence

ini untuk diajarkan di sekolah-sekolah dasar dan menengah di Inggris.

1572: Ratu Elizabeth I serius melarang sepakbola dan menyediakan penjara bagi rakyatnya yang memaksa bermain

1600-an: Orang Eskimo juga mulai memainkan aqsaqtuk atau bermain bola di atas es. Sebuah legenda menyebut orang dari dua desa bermain aqsaqtuk dengan panjang lapangan mencapai 13 kilometer.

1680: Di Inggris bermain bola mendapat perlindungan dari Raja Charles II.

1820-an: Sepakbola mulai dimainkan di universitas-universitas Amerika Serikat seperti Harvard, Princenton, Amherst

.

1830-an: Sepakbola modern mulai tumbuh. Olahraga ini dimainkan oleh para pekerja saat istirahat atau oleh anak-anak yang bermasalah di rumah atau sekolah. Kerjasama tim mulai dirumuskan.

1848: Peraturan sepakbola mulai digodok di Universitas Cambridge

, Inggris.

1862: Berdiri klub Oneida di Boston, satu klub sepakbola pertama di luar Inggris.

1863: Asosiasi Sepakbola (FA) Inggris didirikan.

1871: Pertandingan pertama antar wilayah oleh FA.

1883: Empat klub Inggris setuju membentuk asosiasi klub sepakbola dunia.

1885: Pertandingan antara negara pertama di luar Inggris, antara Amerika vs Kanada.

1885: Sepakbola profesional diperkenalkan.

1886: Rapat pertama pembentukan asosiasi sepakbola dunia.

1888: Sepakbola profesional diresmikan. Wasit mengendalikan penuh pertandingan.

1888: Tendangan penalti diperkenalkan.

1904: FIFA didirikan dengan anggota Prancis, Belgia, Denmark

, Belanda, Spanyol, Swiss dan Swedia.

1908: Sepakbola menjadi olahraga di Olimpiade.

1913: FIFA menjadi anggota FA Internasional.

1930: Kejuaraan Dunia pertama di Uruguay

.

1938: Televisi BBC pertama kali menayangkan pertandingan sepakbola.

1958: Tayangan pertama Kejuaraan Dunia.

1966: Mulai ada tayang ulang untuk sebuah gol.

1977: Kejuaraan Dunia untuk usia di bawah 20 tahun.

1988: Kampanye fairplay.

1999: Kejuaraan pertama sepakbola perempuan.

2002: Jepang dan Korea

merupakan negara pertama penyelenggara Piala Dunia di luar Eropa dan Amerika.

2004: Perayaan seratus tahun FIFA.

2006: Piala Dunia Jerman.

* SEJARAH 2

sepak bola lahir dari daratan Cina yaitu berawal dari permainan masyarakat Cina abad ke-2 sampai dengan ke-3 SM. Olah raga ini saat itu dikenal dengan sebutan “tsu chu “.

Dalam salah satu dokumen militer menyebutkan, pada tahun 206 SM, pada masa pemerintahan Dinasti Tsin dan Han, masyarakat Cina telah memainkan bola yang disebut tsu chu. Tsu sendiri artinya “menerjang bola dengan kaki”. sedangkan chu, berarti “bola dari kulit dan ada isinya”. Permainan bola saat itu menggunakan bola yang terbuat dari kulit binatang, dengan aturan menendang dan menggiring dan memasukkanya ke sebuah jaring yang dibentangkan diantara dua tiang.

Versi sejarah kuno tentang sepak bola yang lain datangnya dari negeri Jepang, sejak abad ke-8, masyarakat disana telah mengenal permainan bola. Masyarakat disana menyebutnya dengan: Kemari. Sedangkan bola yang dipergunakan adalah kulit kijang namun ditengahnya sudah lubang dan berisi udara.

Menurut Bill Muray, salah seorang sejarahwan sepak bola, dalam bukunya The World Game: A History of Soccer, permainan sepak bola sudah dikenal sejak awal Masehi. Pada saat itu, masyarakat Mesir Kuno sudah mengenal teknik membawa dan menendang bola yang terbuat dari buntalan kain linen.

Sisi sejarah yang lain adalah di Yunani Purba juga mengenal sebuah permainan yang disebut episcuro, tidak lain adalah permainan menggunakan bola. Bukti sejarah ini tergambar pada relief-relief museum yang melukiskan anak muda memegang bola dan memainkannya dengan pahanya.

Sejarah sepak bola modern dan telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak, asal muasalnya dari Inggris, yang dimainkan pada pertengahan abad ke-19 pada sekolah-sekolah. Tahun 1857 beridiri klub sepak bola pertama di dunia, yaitu: Sheffield Football Club. Klub ini adalah asosiasi sekolah yang menekuni permainan sepak bola.

Pada tahun 1863, berdiri asosiasi sepak bola Inggris, yang bernama Football Association (FA). Badan ini yang mengeluarkan peraturan permainan sepak bola, sehingga sepak bola menjadi lebih teratur, terorganisir, dan enak untuk dinikmati penonton.

Selanjutnya tahun 1886 terbentuk lagi badan yang mengeluarkan peraturan sepak bola modern se dunia, yaitu: International Football Association Board (IFAB). IFAB dibentuk oleh FA Inggris dengan Scottish Football Association, Football Association of Wales, dan Irish Football Association di Manchester, Inggris.

Sejarah sepak bola semakin teruji hingga saat ini IFAB merupakan badan yang mengeluarkan berbagai peraturan pada permainan sepak bola, baik tentang teknik permainan, syarat dan tugas wasit, bahkan sampai transfer perpindahan pemain.


sejarah sepak bola di Indonesia
Bill Muray, seorang sejarahwan sepak bola, dalam bukunya The World Game: A History of Soccer, menjelaskan bahwa permainan sepak bola sudah dikenal sejak awal Masehi, masyarakat Mesir Kuno sudah mengenal teknik membawa dan menendang bola yang terbuat dari buntalan kain linen.

Menurut pendapat saya benang kusut tentang sejarah sepakbola Indonesia bisa mulai diurai dengan meneliti dokumen sejarah Indonesia yang ada di negeri Belanda. Menurut analisa saya sejarah olahraga sepakbola ini diawali oleh pendatang dari luar negeri, bukan dari Indonesia asli. Jadi beberapa kemungkinannya adalah:

1. Para pedagang dari negeri Tiongkok sekitar abad 7 M yang mulai masuk wilayah nusantara khususnya diwilayah kerajaan Sriwijaya. Seperti diketahui permainan masyarakat Cina abad ke-2 sampai dengan ke-3 SM sudah mengenal olah raga sejenis sepak bola yang dikenal dengan sebutan “tsu chu “.
2. Dibawa masuk ke Indonesia oleh para pedagang dari negeri Belanda, kalau mereka awal masuknya ke Indonesia sekitar tahun 1602 M maka sepakbola lahir dari perkembangan aktifitas dagang mereka di Indonesia.


sejarah peraturan Sepak bola di Indonesia
Permainan sepak bola yang sudah melintasi puluhan abad memang terus mengalami perkembangan, termasuk didalamnya mengenai aturan yang digunakan dalam permainan. Sejarah dunia telah mencatat serangkain peristiwa penting terkait peraturan ini, sebagai berikut:

* 1815 Eton Collage membuat peraturan baku sepak bola rugby.
* 1848 Lahir peraturan Cambridge rules, karena disukai oleh banyak kampus di Inggris. Maka akhirnya menjadi aturan sepak bola
* 1863 Sebelas klub sepak bola London mengadakan pertemuan di Freemason’s Travern untuk menyusun peraturan dasar permainan sepak bola. Saat itu terbentuk Football Association (FA).
* 1868 FA memunculkan aturan larangan untuk menyentuh bola dengan tangan. Dengan aturan ini maka sepak bola terpisah dengan rugby.
* 1888 William McGreror (direktur Aston Villa) berhasil mengajak 12 klub menyetujui aturan partai kandang – tandang. Liga Inggris resmi bergulir tanggal 8 september 1888
* 1904 Pembentukkan Federation International Football Association (FIFA)
* 1930 Pelaksaan piala dunia I di Uruguay pada tanggal 13-30 Juli, dan hasilnya tuan rumah menjadi juara setelah mengalahkan Argentina 4-2.
* 1956 Piala Champions digelar pertama kali di Perancis.

Bola dalam permainan sepak itu dibuat dari kulit binatang, sesuai dengan arti chu yang bila diterjemahkan secara kasar berarti bola dari kulit binatang yang mempunyai isi. Tentunya bentuknya pun bulat, agar bisa ditendang secara akurat. Aturan dalam permainan yang bersejarah ini mudah saja. Kita harus menggiring atau melakukan tendangan agar masuk ke sebuah jaring yang dibuat pada dua buah tiang.

Selain itu, sejarah sepak bola juga datang dari Jepang, tetapi dengan jarak waktu yang sangat jauh dari Cina. Orang Jepang sudah mengenal permainan sepakbola sejak abad ke-8. Namanya adalah “kemari”. Tetapi bentuknya sedikit berbeda, karena di tengah diberi lubang utnuk udara. Selain itu, orang Yunani juga mengenalnya. Orang Yunani menyebutnya “episcuro”. Ini terbukti dari beberapa relief yang menggambarkan aktivitas tersebut. Disana digambarkan beberapa anak muda memainkan dengan paha mereka serta memegangnya.

Untuk sejarah sepak bola modern, tentu saja berasal dari Inggris. FA berdiri pada 1863 dan masih eksis sampai sekarang. Ini berasal dari abad ke-19 dan dimainkan pada beberapa sekolah.


Sarana dan prasaran sepak bola
a. saran sepak bola
1. Bola

Spesifikasi Bola adalah :

* Berbentuk bundar atau bulat.
* Terbuat dari kulit atau bahan lain yang sesuai.
* Lingkaran tidak lebih dari 70 cn (28 inci) dan tidak kurang dari 68 cm (27 inci).
* Berat tidak lebih dari 450 gr dan tidak kurang dari 410 gr pada saat dimulainya pertandingan.
* Tekanan udara dengan 0.6 sampai 1,1 atm (600-1100 gr/cm2) pada permukaan laut (8,5 lbs / sq inci sampai 15,6 lbs / sq inci)

2. Kostum

* Baju kaos atau kemeja olahraga.
* Celana pendek (jika memakai celana dalam penghangat, warnanya harus sama dengan warna celana pendek utama).
* Kaos kaki.
* Sepatu
* Pelindung tulang kering (seluruhnya terturup oleh kaos kaki, terbuat dari bahan yang sesuai, missal ; karet, plastik / bahan sejenisnya).
* Sarung tangan untuk penjaga gawang


B. prasarana sepak bola
1. Lapangan

* Pertandingan dapat dilakukan di lapangan yang permuka’annya dilapisi dengan rumput asli atau buatan / artificial, sepanjang ketentuan tentang itu ditetapkan dalam peraturan kompetisi yang berlaku.



* Ukuran

Lapangan permainan sepak bola harus berbentuk 4 persegi panjang, dan garis samping atau touch line ( harus lebih panjang dari garis gawang goal line ).

Panjang : Min 90 m (100 yard)

Max 120 m (130 yard)

Lebar : Min 45 m (50 yard)

Max 90 m (100 yard)


Standart ukuran sepak bola Interasional :

Panjang : Min 100 m (110 yard)

Max 110 m (120 yard)

Lebar : Min 64 m (70 yard)

Max 75 m (80 yard)


* Marka Lapangan

Lapangan permainan sepak bola ditandai dengan garis. Garis-garis ini

termasuk dalam daerah permainan yang dibatasinya. 2 garis batas yang

panjang disebut garis sampinh 2 garis yang pendek disebut garis gawang.

Lebar garis-garis ini tidak lebih dari 12 cm (5 inci). Lapangan permainan

dibagi dalam 2 bagian oleh sebuah garis tengah. Titik tengah terdapat pada

pertengahan garis tengah dan dikelilingi oleh sebuah lingkaran dengan

radios 9,15 m (10 yard)


* Daerah Gawang

Terdapat pada masing-masing ujung lapangan sebagai berikut :

2 buah garis tegak lurus dengan garis gawang dibuat pada sisi kiri kanan

gawang dengan jarak , 5,5 m ( 6 yard) diukur dari bagian sebelah dalam

tiang gawang. Ke-2 garis ini ditarik ke dalam lapangan permainan dengan

panjang 5,5 m (6 yard) dan dihubungkan dengan gais yang sejajar dengan

garis gawang. Daerah yang dibatasi oleh garis-garis ini dan garis gawang

adalah daerah gawang.


* Daerah Penalti

2 buah garis tegak lurus dengan garis gawang dibuat sisi kiri dan kanan

gawang dengan jarak 16,5 (18 yard) diukur dari dan kanan gawang. Ke-2

garis ini ditarik ke dalam lapangan permainan dengan panjang 16,5 m (18

yard) dan dihubungkan dengan garis yang sejajar dengan garis gawang.

Daerah yang dibatasi oleh garis-garis ini dan garis gawang adalah daerah

pinalti, pada setiap daerah pinalti di buat sebuah titik pinalti yang berjarak

11 cm ( 12 yard) dari titik tengah antara kedua tiang gawang dan sama

jaraknya dengan tiang gawang tersebut, di luar daerah pinalti di buat suatu

garis busur atau lingkarandengan radius 9,15 m (10 yard) dari masing-

masing titik pinalti


* Tiang Bendera

Tinggi tidak kurang dari 1,5 m(5 kaki) yang bagian atasnya tumpul dan

dengan bendera terpasang, ditempatkan pada setiap sudut lapangan. Tiang

bendera boleh juga ditempatkan diujung garis tengah tidak kurang dari 1

m di luar garis samping.




* Busur Tendangan Sudut

Untuk tendangan sudut, dari setiap bendera dibuat seperempat

lingkaran dengan radius 1m ( 1 yard) ke dalam lapangan permainan.


* Gawang

Gawang harus di tempatkan pada bagian tengah masing-masing garis

gawang, gawang terdiri dari 2 tiang tegak lurus yang sama jaraknya dari

tiang bendera sudut dan dihubungkan secara horizontal oleh sebuah mistar

atau palang gawang. Lebar gawang adalah 7,32 m (8 yard) dan jarak dari

bagian paling abawah mistar atau palanga gawang ke tanah adalah 2,44 m

(8 kaki). Lebar ke-2 tiang gawang dan lebar mistar atau palang gawang

sama tidak lebih dari 12 cm atau 6 inci. Lebar garis gawang sama dengan

lebar tiang gawang dan mistar atau palang gawang. Jaring gawang

diikatkan ke tiang gawang, mistar atau palang gawang dan tanah di bagian

belakang gawang, dengan syarat bahwa jarring gawang tersebut

bersanggah dengan baik dan tidak mengganggu penjaga gawang, tiang

gawang dan mistar gawang harus berwarna putih


ukuran lapangan sepak bola









  • Bentuk
Lapangan sepak bola berbentuk persegi panjang, dengan perbandingan panjang dan lebar sama dengan dua banding satu (P x L = 2:1), atau kurang sedikit. Sebagai contoh, misalnya panjang lapangan sepak bola tersebut adalah 90 meter, maka  lebarnya harus berkisar 45 meter atau tidak lebih dari 55 meter.
  • Panjang
Panjang lapangan sepak bola antara 90 meter (minimal) sampai 120 meter (maksimal).
  • Lebar
Lebar lapangan sepak bola antara 45 meter (minimal) sampai 90 meter (maksimal).
  • Ukuran Gawang
Gawang dalam permainan sepak bola berbentuk persegi panjang dengan perbandingan 3:2. Ukuran ideal yang dilansir FIFA adalah lebarnya 7,3 meter dengan tinggi 2,4 meter.
  • Area/ Kotak Penalti
Kotak penalti adalah area penjaga gawang bebas menyentuh bola dengan tangan. Kotak penalti adalah daerah rawan. Jika pemain lawan dilanggar dalam kotak penaltinya sendiri, maka tim lawan akan mendapat hadiah penalti, yaitu tentangan bebas berjarak 11 meter.
Pemain penendang hanya akan berhadapan dengan seorang penjaga gawang. Ada dua kotak penalti dalam lapangan sepak bola, yaitu:
  • kotak penalti kecil (6-yard box)
Kotak penalti kecil adalah area penjaga gawang yang mempunyai kekuasaan mutlak dan tidak boleh diganggu oleh pemain lawan. Kotak penalti kecil ini berada dalam kotak penalti besar dan berbentuk persegi panjang. Ukurannya adalah panjang 18 meter dengan lebar 5,5 meter.
  • kotak penalti besar (18-yard box)
Kotak penalti besar adalah area rawan, karena jika pemain lawan dilanggar dalam kotak penaltinya sendiri, maka tim lawan akan mendapat hadiah penalti. Panjangnya adalah 40-45 meter dengan lebar 16-19 meter.
  • Garis Lingkaran Tengah (Kick Off Area)
Garis tengah lapangan sepak bola berdiameter 9,15 meter. Garis lingkaran tersebut berada tepat di tengah lapangan. Di tengah lingkaran tersebut terdapat titik yang digunakan pemain untuk memulai kick off.

Teknik dasar sepak bola secara umum
Pada dasarnya permainan sepakbola merupakan suatu usaha untuk menguasai bola dan untuk merebutnya kembali bila sedang dikuasai oleh lawan. Oleh karena itu, untuk dapat bermain sepakbola harus menguasai teknik-teknik dasar sepakbolayang baik.

Untuk dapat menghasilkan permainan sepakbola yang optimal, maka seorang pemain harus dapat menguasai teknik-teknik dalam permainan. Teknik dasar bermain sepakbola adalah merupakan kemampuan untuk melakukan gerakan-gerakan atau mengerjakan sesuatuyang terlepas sama sekali dari permainan sepakbola.

Adapun mengenai teknik dasar sepakbola dapat penulis jelaskan sebagai berikut :

1. Teknik tanpa bola, yaitu semua gerakan-gerakan tanpa bola terdiri dari :

a. Lari cepat dan mengubah arah.

b. Melompat dan meloncat.

c. Gerak tipu tanpa bola yaitu gerak tipu dengan badan.

d. Gerakan-gerakan khusus untuk penjaga gawang.



2. Teknik dengan bola, yaitu semua gerakan-gerakan dengan bola, terdiri dari:

a. Mengenal bola

b. Menendang bola (shooting)

c. Menerima bola : menghentikan bola dan mengontrol bola

d. Menggiring bola (dribbling)

e. Menyundul bola (heading)

f. Melempar bola (throwing)

g. Gerak tipu dengan bola

h. Merampas atau merebut bola.

i. Teknik-teknik khusus penjaga gawang.

Dalam penulisan makalah ini penulis mengambil salah satu teknik dasar sepakbola yaitu teknik menggiring bola (dribbling), karena teknik ini dapat dilakukan dengan berbagai variasi dalam melakukannya, antara lain menggiring bola menggunakan kaki bagian luar, bagian dalam, dan punggung kaki.



1. Teknik Mengoper Bola (Passing)

Teknik passing dalam sepakbola merupakan teknik dasar yang sangat penting. Karena dengan umpan yang tepat (akurat) maka taktik atau strategi yang sudah direncanakan dapat direalisasikan.

Ada beberapa macam teknik passing, yaitu:

* Umpan menyusur tanah (pendek), yaitu umpan-umpan pendek lazimnya untuk membangun suatu serangan atau kerja sama dalam mencari peluang memasukkan bola ke gawang lawan. Atau, teknik menyepak dengan menggunakan kaki bagian dalam atau kaki bagian luar.
* Umpan lambung (jauh) atau disebut long passing, yaitu umpan yang digunakan untuk menusuk pertahanan lawan. Teknik menyepak menggunakan ujung kaki bagian dalam.
* Umpan tanpa rintangan, berarti jauh dari musuh, tidak terlalu sulit.
* Umpan dengan adanya rintangan (lawan), yaitu umpan yang lazimnya digunakan untuk menyelamatkan bola supaya tetap dikuasai tim.

Latihan dasar mengoper bola dapat dilakukan dengan berbagai variasi berdasarkan skill pribadi masing-masing pemainnya. Semakin tinggi skill seorang pemain, akan semakin mudah dan banyak variasi dapat diciptakan.

2. Teknik Menghentikan Bola (Controlling)

Menghentikan atau menahan bola dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya menggunakan kepala, dada, perut, paha, tulang kering, kaki bagian dalam, kaki bagian luar, telapak kaki, punggung kaki, dan sebagainya.



Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam teknik menghentikan bola adalah sebagai berikut.

* Anggota badan yang digunakan menahan bola tidak kaku atau mengeras (contraction). Yang benar adalah bagaikan bola menghantam kain yang dijemur, bukan seperti menghantam tembok.
* Bola tidak dilawan, melainkan ditahan.
* Hindarkan kebiasaan menunggu bola karena hal ini rawan akan serobotan lawan yang jauh lebih cepat dan tiba-tiba.
* Gunakan anggota badan untuk menahan bola sesuai dengan posisi atau tinggi rendahnya bola. Jadi, harus ada antisipasi yang tepat.

3. Teknik Menggiring Bola (Dribbling)

Teknik dasar menggiring bola harus dikuasai dengan baik karena dalam situasi tertentu menggiring bola sangat menentukan. Misalnya, harus melewati beberapa blocking lawan untuk menerobos pertahanan atau pada serangan balik (fast break).

Pemain harus bisa menggiring bola dengan cepat. Di samping itu, menggiring bola juga untuk suatu strategi penyelamatan saat bola tidak dapat diumpan sesegera mungkin.

Menggiring bola dapat dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut.

* Punggung kaki. Kegunaannya untuk menggiring bola dengan cepat lurus ke depan.
* Kaki bagian dalam dan bagian luar, untuk menggiring zig-zag, menghindari rintangan lawan, atau menggiring pada lintasan menikung.

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan ketika menggiring bola, di antaranya adalah:

* Tendangan terlalu keras sehingga laju bola terlalu cepat, yang mengakibatkan bola sulit untuk dikuasai.
* Tendangan terlalu lemah, yang mengakibatkan kesempatan lawan akan memperdayakan kita lebih terbuka. Dalam hal ini, pihak lawan akan segera menempati posisi masing-masing, sehingga sulit untuk diterobos.
* Pandangan lebih banyak ke arah bola ketika sedang menggiring bola, mengakibatkan bola tidak terkendali sebagaimana mestinya.
* Gerakan kaki kurang gesit atau kurang lincah sehingga ketika menguasai bola menjadi kaku.
* Kurang adanya improvisasi gerakan tipuan ketika akan menghindari blokade lawan, sehingga gerakan mudah terbaca oleh lawan.





4. Menyundul Bola (Heading)

Teknik dasar menyundul bola juga harus dikuasai oleh seorang pemain. Karena, bola-bola tertentu hanya bisa dilakukan dengan sundulan. Sundulan kepala merupakan salah satu cara mencetak gol yang efektif.

Adapun cara menyundul bola adalah sebagai berikut.

* Kedua kaki dibuka dan agak ditekuk sesuai datangnya bola.
* Pinggang ke depan, sehingga badan bagian atas agak condong ke belakang.
* Kepala agak mendongak ke atas, pandangan ke bola.
* Perkenaan bola pada jidat (kop). Sundul bola lurus ke atas dengan leher mengunci.
* Gerakan elastis, saat bola datang disongsong dengan meluruskan lutut yang sebelumnya ditekuk agak dalam. Hal ini diikuti oleh gerakan keseluruhan, gerakan tidak ditahan.
* Saat perkenaan bola, mata tidak boleh terpejam, karena hal ini mengakibatkan gerakan akan kaku.

5. Teknik Lemparan ke Dalam (Throw-in)

Teknik lemparan ke dalam ini sering kurang mendapat perhatian dalam latihan. Mungkin karena dirasakan kurang bermanfaat.

Sebenarnya, teknik melempar bola ini sangat bermanfaat, terutama apabila dilakukan di daerah pertahanan lawan, lebih-lebih lemparan yang dilakukan di dekat gawang lawan. Lemparan yang kuat berfungsi pula sebagai tendangan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melempar bola, adalah sebagai berikut.

* Lemparan harus menggunakan kekuatan kedua tangan.
* Bola dilepas di atas kepala.
* Kedua kaki harus selalu kontak dengan tanah.
* Pada waktu melempar tidak boleh melakukan gerakan tipu.

Itulah beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh seseorang yang akan menekuni bidang olahraga sepakbola.

Penguasaan teknik yang baik akan mendukung kelancaran penerapan program latihan, penerapan taktik permainan, dan akhirnya mencapai tujuan dalam pencapaian prestasi terbaik.

Kelebihan dan Kurangan Teknik Menggiring Bola

Tidak setiap teknik dasar dalam permainan sepakbola akan selalu berhasil dilakukan dalam setiap pelaksanaan pertandingan. Akan tetapi, teknik-teknik dasar tersebut dipengaruhi oleh berbagai hal dan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak terkecuali pada teknik dasar menggiring bola (dribbling).

Berikut ini dapat penulis jelaskan mengenai kelebihan dan kekurangan teknik menggiring bola (dribbling) :

1. Kelebihan dribbling menggunakan kaki bagian luar yaitu bila menggunakan kaki kanan dapat mengecoh ke sebelah kiri lawan atau sebaliknya. Sedangkan kelemahannya adalah tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kanan bila menggunakan kaki kanan, begitupula sebaliknya.

2. Kelebihan dribbling menggunakan kaki bagian dalam adalah dapat mengecoh lawan ke sebelah kanan lawan apabila menggunakan kaki kanan atau sebaliknya. Sedangkan kelemahannya adalah tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kiri bila menggunakan kaki kanan, begitupula sebaliknya.

3. Kelebihan dribbling menggunakan bagian punggung kaki adalah dapat menggiring bola dengan arah lurus apabila tidak ada lawan yang menghalangi. Sedangkan kelemahannya adalah kurang efektif untuk mengecoh lawan ke sebelah kiri atau sebelah kana


peraturan sepak bola
* Adu penalti, atau lebih tepat disebut "adu tendangan penalti", merupakan cara yang sekarang sering dipakai untuk menentukan pemenang dalam pertandingan sepak bola yang harus diakhiri dengan kemenangan/kekalahan (tidak bisa seri). Adu penalti dilakukan setelah pertandingan berlangsung 90 menit dan dilanjutkan dengan 2 kali 15 menit perpanjangan waktu namun keadaan masih seri. Biasanya terjadi ketika sistem gugur. Walaupun pelaksanaannya mirip, adu penalti dilakukan mengikuti peraturan yang berbeda dari tendangan penalti. Hasil dari adu penalti tidak dimasukkan dalam perhitungan skor (jadi keadaan tetap seri), ia hanya digunakan untuk menentukan pemenang.



* offside terjadi jika seorang pemain diberikan bola ketika berada lebih dekat dengan garis gawang lawan dibanding posisi pemain lawan. Biasanya offside digunakan para pemain belakang sebagai bagian dari taktik untuk menjebak lawan.



* Gol emas (bahasa Inggris: golden goal) adalah peraturan dalam sepak bola dengan memberi tambahan waktu dua kali 15 menit untuk mendapatkan pemenang yang dilakukan apabila dalam dua kali 45 menit tidak didapatkan pemenang dalam sebuah pertandingan sepak bola. peraturan ini biasa dilakukan di dalam kompetisi dengan sistem gugur. Dalam peraturan gol emas, apabila terjadi gol dalam perpanjangan waktu yang dilakukan, maka pertandingan akan dihentikan pada saat gol. Tim yang mencetak gol dalam kesempatan pertama akan ditetapkan sebagai pemenang pertandingan. Dan apabila dalam dua kali 15 menit tetap tidak ada tercipta gol oleh salah satu tim, maka pertandingan diakhiri dengan adu penalti untuk mendapatkan pemenang dari pertandingan.
* Gol perak (bahasa Inggris: silver goal) adalah peraturan sepak bola yang dilakukan untuk mendapatkan pemenang dengan memainkan babak tambahan dua kali 15 menit, apabila dalam waktu normal tidak didapatkan pemenang dalam sebuah pertandingan sepak bola. Peraturan ini biasa diadakan dalam pertandingan sepak bola yang menggunakan format kompetisi dengan sistem gugur. Dalam peraturan di dalam gol perak, apabila pertandingan sepak bola dalam babak perpanjangan waktu terjadi gol oleh salah satu tim, maka pertandingan akan tetap dilanjutkan hingga babak perpanjangan waktu dimana terjadi gol habis. Setelah babak perpanjangan waktu habis, maka tim yang dapat mencetak gol akan dinyatakan sebagai pemenang pertandingan. Apabila dalam dua babak perpanjangan waktu tidak terjadi gol, maka pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.
* Peraturan gol tandang adalah suatu aturan khusus dalam turnamen sepak bola sistem gugur. Aturan ini berlaku jika terjadi seri pada gabungan hasil 2 pertandingan kandang dan tandang (gabungan hasil ini disebut agregat). Dalam keadaan ini tim yang maju ke babak berikutnya adalah tim yang lebih banyak mencetak gol di kandang lawan (tandang).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar